Pendidikan

TUJUAN PERNIKAHAN

TUJUAN PERNIKAHAN

            Faedah yang terbesar dalam pernikahan ialah menjaga dan memelihara perampuan yang bersifat lemah dari kebinasaan. Perkawinan adalah pranata yang menyebabkan seseorang perempuan mendapatkan perlindungan dari suaminya. keperluan hidupnya di tanggung suaminya.

       Tujuan pernikahan yang sejati dalam islam adalah pembinaan akhlak manusia, dan memanusiakan manusia sehingga hubunggan yang terjadi antara dua gender yang berbeda dapat membangun kehidupan baru secara sosial dan kultural. Secara material, sebagaimana di katakan oleh Sulaiman Rasyid (2004), tujuan pernikahan yang dipahami oleh kebanyakan pemuda  dari dahulu sampai sekarang, di antaranya:

  1. mengharapkan harta benda,
  2. mengharapkan kebangsawanannya,
  3. ingin melihat kecantikannya,
  4. agama yang budi pekertinya yang baik.

Tujuan subtansial  dari Pernikahan adalah sebagai berikut:

  1. Pernikahan bertujuan untuk menyalurkan kebutuhan seksualitas manusia dengan jalan yang dibenarkan Allah dan mengendalikan hawa nafsu dengan carang yang terbaik yang berkaitan dengan peningkatan moralitas manusia sebagai hamba Allah.
  2. Mengangkat harkat dan martabat perempuan
  3. Memproduksi keturunan agar manusia tidak punah dan hilang di telan sejarah.[3]
  4. MACAM-MACAM PERNIKAHAN

Dilihat dari sifatnya jenis-jenis pernikahan terdiri dari beberapa macam:

  1. Nikah mut’ah
  2. Nikah muhallil
  3. Nikah sirri
  4. Nikah agama
  5. Nikah di bawah tangan
  6. Nikah gantung
  7. Nikah sesama jenis(homoseks dan lesbian)
  8.  Poligami
  9. Poliandri
  10. Monogami
  11. Nikah paksa
  12. Isogami atau esogami.

Dilihat dari Segi pelaku pernikahan,terdiri atas:

  1. Nikah dengan Ahl Al-kitab
  2. Nikah dengan penganut majusi
  3. Nikah dengan orang musyrik
  4. Nikah dengan orang hindu atau budha
  5. Nikah sistem Biaya Masing-Masing(BMM) karena masih kuliah.[4]
  6. RUKUN NIKAH

 pernikahan danggap sah bila terpenuhi syarat dan rukunnya. Rukun nikah menurut Mahmud Yunus merupakan bagian dari segala hal yang terdapat dalam pernikahan yang wajib terpenuhi. Kalau tidak terpenuhi pada saat berlangsung, pernikahan tersebut dianggap bata. Dalam Kompilasi Hukum Islam (pasal 14).

   Rukun nikah terdiri atas lima macam, yaitu adanya:

1) Calon suami

2) Calon istri

3) Wali nikah

4) Dua orang saksi

5) Ijab dan qabul

baca jgua :

Anda mungkin juga suka...