Tips Mudah Ternak dan Budidaya Lele di Kolam Terpal
Perikanan

Tips Mudah Ternak dan Budidaya Lele di Kolam Terpal

Tips Mudah Ternak dan Budidaya Lele di Kolam Terpal

Tips Mudah Ternak dan Budidaya Lele di Kolam Terpal
Tips Mudah Ternak dan Budidaya Lele di Kolam Terpal

 

Ternak Lele . Lele merupakan jenis ikan air tawar yang habitatnya bisa kita temui di sekitar sungai, rawa , maupun sawah yang tergenang air ( cenderung berlumpur ) . Daya konsumsi masyarakat pada hewan ini tergolong tinggi , selain dikenal dengan teksturnya yang renyak , daging lele mengandung berbagai macam zat yang berguna untuk tubh . Sehingga tidak mengherankan jika pangsa pasar negeri maupun luar negeri sangat lah besar . Tertarik? untuk itu kami akan memberikan info tentang Tips Mudah Ternak dan Budidaya Lele di Kolam Terpal untuk anda .

Persiapan Kolam Terpal

Hal yang paling utama dilakukan ketika ingin membudidayakan ikan lele untuk tujuan konsumsi adalah mempersiapakan tempat budidaya. Dalam hal ini dilakukan di kolam terpal, sehingga pembuatan kolam terpal adalah hal yang paling penting untuk dilakukan.

Pemupukan kolam

Untuk menciptakan kondisi air yang ideal bagi tempat hidup lele, kita harus membuat pemupukan terlebih dahulu, ini demi mencapai PH air yg sesuai dg kebutuhan lele. Caranya dengan menggunakan kotoran kambing, pertama kita masukan kotoran kambing pada karung sebanyak 15 kg, sebaiknya dibagi dua masing-masing 7,5 kg lalu cemplungkan kedalam kolam, biarkan menggantung dalam air jangan diberi pemberat. biarkan kolam selama 3-7 hari agar mikroorganisme air tumbuh, dan supaya bau residu (zat kimia) dari terpal hilang.

Pemilihan Induk

Induk jantan mempunyai tanda :
– tulang kepala berbentuk pipih
– warna lebih gelap
– perut ramping tidak terlihat lebih besar daripada punggung
– alat kelaminnya berbentuk runcing.

Induk betina bertanda :
– tulang kepala berbentuk cembung
– warna badan lebih cerah
– perut mengembang lebih besar daripada punggung alat kelamin berbentuk bulat.

Pengolahan Air Kolam

Penggantian air kolam terpal juga perlu dilakukan 10-30 persen setiap minggu. Meski ikan lele dianggap tahan terhadap kondisi air, tetapi bila air kolam terpal tidak diganti akan membuat kondisi air menjadi bau. Dengan kondisi air yang berbau akan membuat ikan lele mudah diserang penyakit.

Pemijahan Ikan Lele

Khusus untuk ikan lele pada usia 1 bulan, perlu dilakukan seleksi dan pemisahan yang memiliki ukuran yang berbeda.Meski Lele dumbo tahan terhadap kondisi air yang buruk ada baiknya perlu diganti air sekitar 10-30% setiap minggu, agar kolam tidak terlalu kotor dan berbau. Penyakit pada ikan lele mudah menyerang pada air dengan kondisi yang kotor. Pada usia satu bulan atau lebih, maka jika diperlukan perlu dilakukan seleksi dan pemisahan lele yang memiliki ukuran yang berbeda. Biasanya lele mengalami pertumbuhan yang tidak sama, sehingga jika tidak dipisahkan lele dengan ukuran kecil akan kalah bersaing dalam berebut makanan. Selain itu pisahkan jika ada ikan yang terindikasi terserang penyakit agar tidak menular.

Penetasan

Penetasan telur dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
Ditetaskan dikolam ipukan/pendederan
Dibiarkan menetas secara alami disarang yang terdapat pada kolam pemijahan.

Cara 1
Terdapat langkah-langkah yang ditempuh jika telur dipelihara dalam kolam ipukan (kolam pendederan), yaitu:
Segera keluarkan telur begitu pemijahan selesai.
Pelihara secara intensif telur-telur tersebut dalam kolam ipukan (kolam pendederan).
Pertumbuhan larva membutuhkan suhu air kolam antara 26-30°C.

Cara 2
Jika dibiarkan berada dalam asuhan induknya, biarkan telur menetas dan pemisahan burayak dengan induk dilakukan secara bertahap.
Adapun pemisahan induk dan burayak dilakukan dengan tahapan berikut.
Saat benih berumur seminggu, segera pisahkan induk betina dari kolam dan biarkan pejantan tinggal di kolam menjaga anak-anaknya.
Setelah berumur 2 minggu, pisahkan anakan dari induk jantan. Selanjutnya, keluarkan anakan lele dari sarang dan pindahkan ke kolam ipukan (pendederan).

Untuk mengumpulkan burayak, terlebih dahulu air kolam disurutkan hingga sebatas kubangan. Selanjutnya, benih dialirkan melalui pipa pengeluaran dan burayak lele yang sudah dipindahkan ke kolam pendederan dapat dipelihara secara intensif.

Pemberian Pakan

Pada hari ke-1 sampai ke 3, benih lele tidak perlu diberi pakan tambahan karena masih memiliki kantong kuning telur (yolk sac) yang dibawa sejak menetas.
Hari ke-4 hingga akhir minggu ke-2, benih diberi zooplankton, yaitu daphnia dan artemia yang mengandung protein 60%. Dosisnya 70% kali biomassa setiap hari. Dua jenis pakan alami ini diberikan 4 kali sehari. Pakan ditebar di sekitar tempat pemasukan air (inlet).
Kira-kira 2-3 hari menjelang pemberian pakan zooolankton berakhir, benih lele sedikit demi sedikit dikenalkan dengan pakan berbentuk tepung yang mengandung protein 50%. Pakan tepung tersebut dapat berupa campuran kuning telur, tepung udang, serta sedikit bubur nestum. Untuk membiasakan pada pakan baru tersebut, pakan bentuk tepung diberikan sekitar 10-15 menit sebelum pemberian zooplankton.
Minggu ketiga, pakan tepung diberikan sebanyak 43% kali biomassa setiap hari.
Minggu keempat, pakan tepung diberikan sebanyak 32% kali biomassa setiap hari.
Minggu kelima, pakan tepung dberikan sebanyak 21% x biomassa setiap hari.
Minggu keenam, benih diberi pakan berupa pellet apung.

Pendedaran dan Pembesaran

Pemeliharaan benih lele dilakukan di kolam ipukan (pendederan) dengan melalui tiga tahapan pendederan, yaitu pendederan 1, 2, 3.kolam pendederan 1 digunakan untuk merawat benih hingga ukurannya mencapai sekitar 1-3 cm. kepadatan kolam pendederan untuk benih seukuran ini antara 60-100 ekor/m².

Selanjutnya, benih ukuran 3 cm ini dipelihara lebih lanjut pada kolam ipukan 2 hingga usianya mencapai 21-30 hari dan panjangnya sekitar 5-6 cm. Benih seukuran ini dapat dipelihara kembali dalam kolam ipukan 3 atau bisa juga dijual sebagai benih.

Selepas dipelihara dalam kolam ipukan (kolam pendederan) 3 hingga umurnya menginjak 35-45 hari, panjang badan lele telah mencapai 10-15 cm. Benih seukuran ini akan cepat besar apabila dipelihara dalam kolam pembesaran.

Baca Juga:

Anda mungkin juga suka...