Pohon Bintangur (Callophylum spp.)
Umum

Pohon Bintangur (Callophylum spp.)

Pohon Bintangur (Callophylum spp.)Pohon Bintangur (Callophylum spp.)

Bintangur merupakan salah satu tumbuhan masa depan yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi sebagai bahan baku biofuel yang diekstrak dari bijinya (Soeryawidjaja, 2005). Menurut Tempesta & Michael (1993) dalam Santi (2009), biji pohon bintangur menghasilkan minyak dengan sifat toksik yang kuat sehingga sering digunakan sebagai obat dalam mengatasi rambut rontok dengan kemampuan antiparasit.
Menurut Ritabulan (2011) taksonomi pohon bintangur sebagai berikut:
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : L Malpighiales
Famili : Guttifera
Genus : Callophylum
Species  : Callophylum spp.

Pohon bintangur yang telah dewasa dan berbubga sebanyak dua kali dalam setahun dapat tumbuh dengan ketinggian sekitar 20 meter (Yuliastrin, 2012). Selain itu, pohon bintangur dicirikan dengan ciri tajuk bersifat simetris daunnya tunggal berbentuk jorong (ovalis atau elipticus), pertulangan menyirip, ujung tumpul dengan keadaan bunga dan buah terletak pada ketiak daun (Naemah et al., 2014). Daun bintangur juga mengkilap dan kaku, buah yang banyak yang tersusun secara berkelompok dengan rasa mirip seperti buah apel. Pohon bintangur memiliki batang berbentuk lonjong dengan kulit bertekstur kasar retak-retak berwarna hitam (Yuliastrin, 2012).

3. Pohon Bungur (Lagerstroemia speciosa)

Pohon Bungur (Lagerstroemia speciosa) merupakan salah satu tumbuhan yang hidup di lahan gambut yang berpotensi sebagai obat. Secara tradisional, tumbuhan ini digunakan sebagai ramuan obat antidiabetes. Dalimartha (2003), menjelaskan bahwa daun bungur memiliki kandungan senyawa fenolik seperti flavonoid dan tanin. Senyawa-senyawa fenolik menurut Patel et al. (2012) memiliki aktivitas anti hiperglikemik. Senyawa fenolik seperti flavonoid juga merupakan salah satu agen antioksidan alami (Shan et al., 2005).
Taksonomi pohon bungur menurut Heyne (1987) adalah sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Sub devisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Sub Kelas : Dialypetalae
Kingdom  : Myrtales
Ordo : Lythraceae
Genus : Lagerstroemia
Spesies : Lagerstroemia speciosa Pers
Pohon bungur dapat tumbuh dengan ketinggian 24 meter. Pohon bungur memiliki daun mahkota yang keriting (crinkly) seperti kertas krep. Mahkota bunga ini berjumlah 5 untuk setiap bunganya. Bunganya merupakan bunga majemuk bentuk malai (panicula), yang tumbuh di ujung cabang atau di ketiak daun yang tinggi, bunganya berwarna lembayung muda, pink atau putih. Pohon bungur memiliki daun tunggal, bertangkai pendek, bentuknya oval atau ellips memanjang. Buahnya adalah buah kapsul yang berkayu, berbentuk bola sampai bulat memanjang. Batang pohon bungur memiliki bercak-bercak warna kuning yang tidak teratur (Dwiyani, 2013).

Anda mungkin juga suka...