Pendidikan

Pengertian Qira’at

Pengertian Qira’at

Al-Qira’at, jamak dari qira’atanmashdar dari qara’ayaqra’uqira’atan. Menurut arti istilah ia berarti; Mazhab pembacaan Al-Qur’an dari para imam qurra’ yang masing-masing mempunyai perbedaan dalam pengucapan Al-Qur’an Al-Karim dan  disandarkan pada sanad-sanadnya sampai kepada Rasulullah Saw. (Ash-Shabuni, 2001: 357)

Al-Qur’an dan Qira’at adalah dua kata yang berbeda. Al-Qur’an adalah wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. untuk menerangkan kepada manusia risalah ilahi dan sebagai bukti kebenaran risalahnya. Sedangkan Qira’at adalah cara membaca lafal-lafal tertulis dalam mushaf, baik dengan meringankan bacaannya (takhif) ataukah dengan menggandakan (tasydid). Wahyu hanya satu dan berasal dari Allah. Sedangkan cara penulisannya atau bacaan dan pengucapannya boleh berbeda. Hal ini ditunjukkan dengan adanya “Qira’at Tujuh” yang oleh para ulama di nilai mutawatir riwayatnya. (Tim UII, Mukadimah, 2004:28)

Dari keterangan ringkas di atas dapatlah disimpulkan bahwa perbedaan esensiil antara Al-Qur’an dengan Qira’at adalah:\

  1. Al-Qur’an adalah wahyu  Allah yang terjamin keaslian dan kemurniaannya semenjak turun kepada nabi sampai ke akhir zaman. Sedang Qira’at adalah cara membaca Al-Qur’an itu.
  2. Pada Al-Qur’an tidak sedikit pun terselip keraguan, sedangkan Qira’at terdapat perbedaan antara satu riwayat dengan yang lain. Perbedaan qira’at tersebut sama sekali tidak mempengaruhi kemurnian Al-Qur’an, Sebab bagaimanapun juga, bahasa Arab pada waktu turunnya Al-Qur’an itu menuliskannya dengan huruf yang belum sempurna, yang belum dilengkapi dengan baris, tanda baca dan sebagainya. Namun jelas mereka paham dengan tulisan-tulisan yang ada yang sesuai dengan pengambilan langsung secara lisan dari para huffaz yang mengajarkan Al-Qur’an
  1. Teori Asal-Usul Qira’at

Para ulama telah banyak mencoba menjelaskan tentang asal-usul munculnya qiro’ah ini. Yang pada umumnya, mereka bersandar pada latar belakang linguistik dan hadits-hadits Nabi yang menerangkan bahwa Al-Qur’an itu diturunkan dalam tujuh huruf.

  1. Latar belakang linguistik

Di zaman Jahiliyah, orang Arab mempunyai beberapa bahasa (dialek) yang berbeda terutama dalam pengucapannya. Akan tetapi, mereka tetap mengutamakan bahasa Quraisy yang dengan bahasa itu Allah menurunkan Kitab Suci-Nya. Bahasa Quraisy mengatasi semua dialek yang hidup di jazirah Arabia yang jumlahnya sampai puluhan. Hal ini karena beberapa faktor antara lain: (Tim UII, Mukadimah, 2004:18)

sumber :

Anda mungkin juga suka...