Pengertian Internet dan Perkembangannya
Teknologi

Pengertian Internet dan Perkembangannya

Pengertian Internet dan Perkembangannya

Pengertian Internet dan Perkembangannya
Pengertian Internet dan Perkembangannya

Internet bukan sesuatu yang nyata, melainkan sistem yang abstrak. Sebagai suatu sistem, internet mempunyai cara kerja yang hampir sama dengan sistem tubuh manusia. Internet (interconnected network) berkembang maju seiring bertambahnya jumlah komputer dan jaringan yang terkonek ke internet. Dengan demikian, internet mempunyai fungsi sebagai penghubung antar jaringan kecil. Kalian dapat membayangkan internet adalah jaringan dari berbagai jaringan-jaringan.

Internet dan Perkembangannya

Ada hal yang unik dan menarik dari internet adalah tidak ada satu orang pun yang memilikinya. Perusahaan-perusahaan jasa ISP (Internet Service Provider) setuju untuk mengkonek jaringannya menjadi jaringan yang sangat luas. Dengan demikian, setiap perangkat komputer yang terkoneksi internet bisa saling berkomunikasi. Meskipun internet tidak ada yang memiliki, namun perkembangannya tetap dipantau oleh Internet Society (ISOC), sebuah lembaga nirlaba internasional.

Sejak kemunculan internet pada awal 1969, internet hanya mengkoneksikan 4 perangkat komputer dengan sistem operasi (OS) yang berbeda-beda. Perkembangan pertama internet tidak terlepas dari didirikannya lembaga penelitian Advanced Research Project Agency yang disingkat ARPA pada tahun 1958 oleh pemerintahan Amerika. Advanced Research Project Agency ARPA membangun sebuah jaringan yang mengkoneksikan empat perangkat komputer dengan sistem operasi (operating system) yang berbeda-beda yang disebut ARPANET. Keempat komputer tersebut mampu berkomunikasi dengan baik karena adanya berbagai aturan yang disebut protokol. Protokol pertama ini disebut dengan Network. Baca juga sejarah www

Sekitar tahun 1973, ilmuan-ilmuwan mulai memikirkan bagaimana cara untuk bisa terhubung dengan jaringan ARPANET. Di tahun 1967, jaringan yang menggunakan sinyal radio atau packet radio network (PRNET) bisa terhubung dengan ARPANET. Pada tahun 1977, jaringan satelit (SATNET) sudah terhubung dengan kedua jaringan yang ada. Jaringan komputer modern lainnya, seperti USENET, BITNET, CSNET, dan NSFNET bisa juga terhubung setelahnya. Di tahun 1983, ARPANET mengubah protokol menjadi Transmission Control Protocol TCP dan Internet Protocol (TCP/IP). Protokol ini sama dengan protokol ada pada internet sekarang.

Pada tahun 1990, Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee mengembangkan sebuah sistem yang mempermudah navigasi di internet. Sistem tersebut dikenal dengan WWW atau World Wide Web. Gagasan ini merupakan penggabungan dari hypertext, protokol internet (TCP/IP), dan domain name system atau DNS. Tidak lama sebagian besar masyarakat umum untuk menyalahartikan internet dan Web sebagai hal yang sama. Internet merupakan jaringan global yang menghubungkan komputer, sedangkan World Wide Web adalah cara untuk menjelajahi jaringan yang luas tersebut. Baca juga : Pengertian WWW dan Fungsinya

Kebanyakan pengguna internet sebelumnya adalah pemerintah, pihak militer, universitas, dan ilmuan-ilmuwan komputer. Dengan adanya WWW/World Wide Web, internet lebih mudah dipakai. Lebih banyak jaringan dari berbagai negara mulai bergabung dan pada tahun 1994 bisnis melalui internet atau e-commerce semakin menjanjikan.

Kini internet dapat menghubungkan jutaan pengguna dengan berbagai perangkat yang ada dan berbagai sistem operasi yang digunakannya. Mulai dari komputer/PC hingga handphone/telepon genggam semuanya terhubung dalam sebuah jaringan yang sangat luas. Jaringan ini jutaan kali lebih rumit daripada jaringan ARPANET awal.

Di Negara kita Indonesia

teknologi jaringan mulai berkembang di akhir 1980, yaitu dengan didirikannya jaringan yang menghubungkan lima universitas di Indonesia. Kelima universitas tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Terbuka (Jakarta), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Surabaya (ITS). Oleh karena belum memadainya infrastruktur dan kurangnya dana, sayangnya jaringan ini tidak mampu berkembang. Meskipun demikian, study dan upaya implementasi jaringan tak berhenti dilakukan, seperti jaringan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional yang selanjutnya dikenal dengan nama IPTEKNet.

Akhirnya pada 1994 internet masuk ke Indonesia, tepatnya pada bulan Juni 1994 dengan terhubungnya jaringan Iptek nasional (IPTEKNet) ke internet. Pengelolaan IPTEKNet diserahkan kepada BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Baca Juga:

Anda mungkin juga suka...