Pendidikan

Contoh Studi Kasus Sistem Imformasi Akuntansi pada PT Kasih Sayang Utama

Contoh Studi Kasus Sistem Imformasi Akuntansi pada PT Kasih Sayang Utama

PT Kasih Sayang Utama dengan usahanya adalah Rumah Sakit Swasta yang diberi nama Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) “Kasih Sayang Ibu-Batam”.  Sistem Akuntansi yang dikembangkan pada RSIA “Kasih Sayang Batam” adalah sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas. Sistem imformasi Akuntansi di RSIA “Kasih Sayang Ibu-Batam”. Untuk memberikan pelayanan pada masyarakat dengan baik, harus di dukung dengan penyelenggaraan sistem imformasi akuntansi rumah sakit yang baik pula. Penerimaan kas RSIA “Kasih Sayang Ibu-Batam “ bersumber dari beberapa jenis jasa pelayanan yang meliputi: rawat jalan (poli kandungan, poli anak, poli umum; laboratorium dan farmasi (obat); rawat inap (Permasalahan bayi/balita)); Instalasi Gawat Darurat (IGD).[9]

Mengingat pentingnya sumber penerimaan bagi penyediaan keuangan untuk operasional perusahaan, maka diperlukan pengelolaan terhadap sumber penerimaan tersebut, dengan menghadirkan suatu sistem imformasi akuntansi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan akan aktivitas kegiatan dari rumah sakit itu sendiri. Sistem imformasi akuntansi dalam hal penerimaan dan pengeluaran kas menjadi perhatian khusus, dikarenakan kas merupakan kekayaan sebuah perusahaan yang sangat liquid.

 Fenomena yang terjadi saat ini pada RSIA “Kasih Sayang Ibu-Batam” bahwa masih adanya kendala dalam beberapa hal yaitu meliputi; adanya penyimpangan dalam hal pengelolaan penerimaan dan pengeluaran kas dari operasional harian perusahaan, ketidak akuratan data (lalu lintas) informasi keuangan yang disampaikan, masih campur aduknya (tidak adanya pemisahaan yang jelas) antara kepentingan pemilik perusahaan secara individual, dan lain sebgainya permasalahan pengelolaan data dan imformasi keuangan RSIA “Kasih Sayang Ibu-Batam” yang harus segera di lakukan penanganan atas hal-hal tersebut.

Sitem imformasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang sudah ada pada RSIA “Kasih Sayang Ibu–Batam” diketahui penerapannya sudah efektif. Pada sistem imformasi akuntansi pengeluaran kas RSIA “Kasih Sayang Ibu-Batam” setiap harinya oleh bagian keuangan selalu dilakukan pencocockan antara uang kas yang ada di bagian keuangan dengan uang kas ada dibagian keuangan dengan uang kas yang ada ditangan kasir. Sama halnya dengan proses penerimaan kas maka dalam proses pengeluaran kas pun juga dibutuhkan tambahan SDM yang berkualitas baik yaitu: fungsi admistrasi, fungsi pembelian (purchasing), fungsi pembukuan (accounting), fungsi bendahara (treasury) bila memungkinkan, general manager, wakil direktur dan fungsi internal control (internal auditor). Semuanya dimaksudkan untuk mencapai tujuan perusahaan agar semua fungsi dapat menjalankan fungsinya dengan baik sesuai SOP.

sumber :

https://nashatakram.net/layanan-otomotif-seva-id/

Anda mungkin juga suka...