Rawat Tetangga Sakit Tanpa Pamrih, Bidan Asal Balongpanggang Gresik Dapat Hadiah Rp 20 Juta

Rawat Tetangga Sakit Tanpa Pamrih, Bidan Asal Balongpanggang Gresik Dapat Hadiah Rp 20 Juta

Rawat Tetangga Sakit Tanpa Pamrih, Bidan Asal Balongpanggang Gresik Dapat Hadiah Rp 20 Juta

Rawat Tetangga Sakit Tanpa Pamrih, Bidan Asal Balongpanggang Gresik Dapat Hadiah Rp 20 Juta
Rawat Tetangga Sakit Tanpa Pamrih, Bidan Asal Balongpanggang Gresik Dapat Hadiah Rp 20 Juta

Arofah tak menyangka jika kejutan kebaikannya terhadap sesama dibalas

pula dengan kebaikan dari Tuhan.

“Malam itu hujan deras saya beli popok, snack, dan obat sakit kepala ke toko dekat rumah, Alfamart Sambiroto. Saya buru-buru keluar setelah bayar Rp.105.400, tiba-tiba kasir memanggil karena mau ngasi struk dan dia bilang kalau saya dapat hadiah Rp 20 juta,” kenangnya, Rabu (27/11/2019).

Kaget bukan main, lalu bidan Puskesmas Cerme ini diminta menunggu konfirmasi. “Ternyata beberapa hari kemudian saya dihubungi bahwa saya memang beneran dapat. Alhamdulillah sekali Ya Allah,” komentarnya di sela penyerahan uang tunai Rp 20 juta di kediamannya, Dusun Gadel, Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang.

Sebelumnya, Arofah mengaku merawat tanpa pamrih seorang warga sebatang kara

yang terserang infeksi hingga kini warga tersebut meninggal dunia. “Saya ikhlas Lillahi ta’ala merawat bapak itu,” kata wanita 32 tahun ini.

Ibu satu anak ini mengaku kasian, karena warganya itu hidup sebatang kara. Meski pasien barunya itu masih usia 33 tahun tapi sudah tidak bisa apa-apa.

“Kalau di desa, fungsi bidan kan mencakup semuanya. Ada pengaduan orang sakit apa saja ya ke bidan. Pertama saya dapat informasi itu, saya inisiatif merawat dan memberi obat bapak itu, saya sambangi dua hari sekali ke rumahnya. Sudah dua mingguan ini. Tapi karena infeksinya sudah menjalar dan tubuhnya bengkak, bapak itu kemarin baru saja meninggal,” jelasnya.

Arofahpun mengaku jika dirinya juga habis divonis pembengkakan pembuluh darah kaki.

“Saya habis sakit, sebulan ngga bisa jalan dan hampir diamputasi. Saya mencoba ikhlas, Ya Allah kaki ini milikMu. Jika Engkau mau ambil monggo ambil saja. Doa dan pengobatan tiap hari, akhirnya sembuh,” katanya.

 

Baca Juga :