Atasi Stunting, Pemkab Kediri Segera Bentuk Payung Hukum KPM

Atasi Stunting, Pemkab Kediri Segera Bentuk Payung Hukum KPM

Atasi Stunting, Pemkab Kediri Segera Bentuk Payung Hukum KPM

Atasi Stunting, Pemkab Kediri Segera Bentuk Payung Hukum KPM
Atasi Stunting, Pemkab Kediri Segera Bentuk Payung Hukum KPM

Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri terus melaksanakan aksi dalam penanganan kasus stunting

. Seperti saat ini, di Ruang Pamenang Kantor Pemkab Kediri diadakan koordinasi lintas sektor terkait aksi keempat, yaitu peraturan bupati atau walikota tentang peran desa.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Percepatan Penurunan Stunting, Kepala Bidang Kesehatan Mayarakat Dinas Kesehatan Kab. Kediri, dr. Eka Candra dan diikuti perwakilan SKPD terkait. Ada lima materi pembahasan untuk penanganan stuting yaitu kewenangan desa, sarasehan desa, kampanye stunting, penilaian kinerja, dan publikasi.

Pembahasan diawali dengan kewenangan desa. Rencananya nanti akan dibuatkan Perbup sebagai payung hukum pembentukan KPM (Kader Pemberdayaan Masyarakat).

“Pembentukan KPM bertujuan untuk mengelola dana desa untuk kegiatan penanganan stunting,

” ujar Sudarmono dari Bappeda.

Nantinya KPM ini tidak hanya dibentuk di 10 desa lokus (lokasi fokus), namun juga akan dibentuk di 340 desa agar percepatan penurunan dan pencegahan stunting di desa lebih efektif. Untuk anggota KPM tidak harus dari pihak posyandu saja, namun boleh dari profesi lain.
Baca Juga:

Sumpah Palapa Jadi Bahasan dalam Upacara Harkitnas di Kabupaten Kediri
Forkopimda Kabupaten Kediri Ikrar Deklarasi Pemilu Damai 2019
Pemkab Kediri Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan di Desa Tales
Polemik Anggaran Salat Malam, Ini Penjelasan Kabag Kesra Pemkab Kediri

Setelah terbentuknya KPM, akan diadakan semacam sarasehan desa.

Pada sarasehan ini 10 desa lokus nantinya akan direview mengenai hal apa saja yang sudah dilakukan untuk mengatasi stunting serta target apa yang akan dicapai kedepannya.

“Selain sarasehan, kami juga akan melaksanakan kampanye stunting. Karena masih ada beberapa masyarakat yang belum paham betul tentang stunting,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan.

 

Sumber :

https://uberant.com/article/632662-how-to-low-budget-marriage-invitations/