Kerangka Acuan Penyusunan Program IPS

Kerangka Acuan Penyusunan Program IPS

Kerangka Acuan Penyusunan Program IPS
Kerangka Acuan Penyusunan Program IPS

Rasional mempelajari IPS untuk jenjang pendidikan dasar adalah agar siswa dapat:

  1. Mensistematiskan bahan, informasi, dan kemampuan yang telah dimiliki tentang manusia dan lingkungannya menjadi lebih bermakna.
  2. Lebih peka dan tanggap terhadap berbagai masalah sosial secara rasional dan bertanggung jawab.
  3. Mempertinggi rasa toleransi dan persaudaraan dilingkungan sendiri dan di masyarakat sekitar.

Pada hakikatnya pengetahuan sosial sebagai suatu mata pelajaran yang menjadi wahana dan alat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diantaranya:

  1. Siapa diri saya?
  2. Pada masyarakat apa saya berada?
  3. Persyaratan-persyaratan apa yang diperlukan untuk menjadi anggota suatu kelompok masyarakat dan bangsa?
  4. Apa artinya menjadi anggota masyarakat, bangsa, dan dunia?
  5. Bagaimana kehidupan manusia dan masyarakat berubah dari waktu ke waktu?

Adapun strategi penyampaian pengajaran IPS sebagian besar adalah didasarkan pada suatu tradisi yaitu materi disusun dalam urutan:

  1. Anak (diri sendiri)
  2. Keluarga
  3. Masyarakat/tetangga
  4. Kota
  5. Region
  6. Negara
  7. Dunia

Dalam pembelajaran IPS juga terdapat pendekatan pembelajaran. Dimana pendekatan tersebut merupakan cara pandang atau cara menyikapi terhadap proses belajar murid dalam mata pelajaran IPS, dan upaya penciptaan kondisi serta iklim yang memungkinkan terjadinya proses belajar.

Pendekatan Monodisipliner

Suatu pendekatan yang berbaan pelajaran di organisasi atau bertitik tolak berdasarkan disiplin ilmu yang bersangkutan tanpa mempertautkan atau memfungsikan cabang ilmu lainnya.

Pendekatan Interdispliner

Pendekatan yang membahas suatu prinsip secara berurut melalui beberapa disiplin ilmu dan kemudian dipersatukan.

Pendekatan situasi kehidupan

Pendekatan yang berorientasi kemasyarakatan sehingga lebih melibatkan masyarakat dari pada buku teks atau disiplin ilmu.

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/09/sifat-wajib-dan-mustahil-bagi-nabi-dan-rasul-beserta-artinya.html