Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berkenaan dengan kehidupan manusia yang melibatkan tingkah laku dan kebutuhannya. IPS juga berkenaan dengan cara manusia menggunakan usaha memenuhi kebutuhan materinya, kebutuhan jiwanya, pemanfaatan SDA yang ada, mengatur kesejahteraan pemerintahan, dan lain sebagainya.

Adapun pengertian IPS menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut:

  1. Moeljono Cokrodikardjo

IPS adalah perwujudan suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial, yang merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yang diformulasikan untuk tujuan instruksional dengan materi dan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari.

  1. Somantri

IPS merupakan penyederhanaan adaptasi, seleksi, dan modifikasi dari disiplin akademis ilmu-ilmu sosial yang diorganisasikan dan disajikan secara ilmiah dan pedagogis-psikologis untuk tujuan instruksional pendidikan dasar dan menengah dalm rangka mewujudkan tujuan pandidikan nasional yang berdasarkan pancasila.

  1. S. Nasution

IPS merupakan bagian kerikulum sekolah yang berhubungan dengan peran manusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah, ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial.

Menurut I Gede Widja (2005: 27-29), secara umum tujuan pengajaran IPS sebagai berikut:

  1. Aspek pengetahuan/ pengertian
  2. Aspek pengembangan sikap
  3. Aspek keterampilan

Tujuan pengajaran IPS ini dapat disejajarkan dengan tujuan pendidikan pada umumnya, karena tujuan pengajaran IPS harus diturunkan dari tujuan pendidikan nasional.

Dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), ada beberapa keterampilan didalamnya. Keterampilan IPS tersebut merupakan dasar seseorang untuk dapat berhubungan dengan orang lain dalam kehidupan bermasyarakat. Maka NCSS (1971) mengemukakan keterampilan yang keterampilan yang dapat dimiliki antara lain:

  1. Keterampilan penelitian, untuk mengumpulkan dan memproses data.
  2. Keterampilan berfikir, melihat sesuatu dengan jelas dan kreatif.
  3. Keterampilan berpartisipasi sosial.
  4. Keterampilan berkomunikasi.

Ruang Lingkup Pengajaran IPS

Adapun ruang lingkup pengajaran IPS di SDLB Tunarungu yaitu:

  1. Keluarga
  2. Masyarakat setempat
  3. Uang
  4. Tabungan
  5. Pajak
  6. Ekonomi setempat
  7. Wilayah Provinsi
  8. Wilayah Kepulauan
  9. Pemerintah daerah
  10. Negara Republik Indonesia
  11. Pengenalan kawasan Indonesia

Fungsi Dari Sumber Belajar

Dalam pembelajaran IPS kita memerlukan sumber belajar sekaligus materi ajar. Sumber belajar mencakup apa saja yang dapat digunakan untuk membantu tiap orang untuk belajar dan menampilkan kompetensinya. Adapun fungsi dari sumber belajar yaitu:

  1. Meningkatkan produktifitas pembelajaran
  2. Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual
  3. Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran
  4. Lebih memantapkan pembelajaran
  5. Memungkinkan belajar secara seketika
  6. Memungkinkan penyajian dan pembelajaran yang lebih luas.

Menyiapkan Isi Pengajaran

Demi tercapainya tujuan pendidikan atau pengajaran yang telah ditetapkan, guru harus menyiapkan isi pengajaran sebaik mungkin, melalui langkah-langkah:

  1. Mengenali sumber bahan pengajaran
  2. Memilih bahan pengajaran yang sesuai
  3. Menyusun bahan tersebut menjadi isi (program) yang siap disajikan dalam PBM.

Sumber Materi Dari Pengajaran IPS

Oleh karena itu, banyak sekali yang dapat dijadikan sumber belajar dan sumber amteri dari pengajaran IPS, seperti:

  1. Masyarakat
  2. Fungsi sosial
  3. Daerah geografis
  4. Masa lampau

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/03/18-pengertian-kewirausahaan-menurut-para-ahli.html