Aswari-Irwansyah Berharap Guru Honorer Dapat Kesejahteraan Merata di Sumsel

Aswari-Irwansyah Berharap Guru Honorer Dapat Kesejahteraan Merata di Sumsel

Aswari-Irwansyah Berharap Guru Honorer Dapat Kesejahteraan Merata di Sumsel

Aswari-Irwansyah Berharap Guru Honorer Dapat Kesejahteraan Merata di Sumsel
Aswari-Irwansyah Berharap Guru Honorer Dapat Kesejahteraan Merata di Sumsel

Eli Riani, Ibu dua anak yang juga guru honorer di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Negeri di Sumatera Selatan bercerita sudah 9 bulan tidak kunjung menerima uang gajinya. Sehingga dikatakannya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia jalani dengan sesekali meminjam.

Hal itu diungkapkannya saat bertemu secara tidak sengaja dengan calon wakil gubernur Sumatera Selatan nomor urut 2, Muhammad Irwansyah, Selasa (27/3/2018).

Meski belum mendapatkan gajinya, Eli yang sudah mengajar sejak tahun 2015/2016 ini mengatakan tetap mengajar dan memberikan pelayanan terbaik pada siswanya.

Kepada Irwansyah ia menitipkan harapan, jika Aswari-Irwansyah terpilih nantinya dapat menyejahterakan

seluruh tenaga pendidik tanpa membeda-bedakan asal daerah di 17 kabupaten atau kota di Sumatera Selatan.

“Jika nanti terpilih, saya harap kami yang di daerah tidak dibedakan dengan yang di provinsi. Kalau bisa merata. Terus soal gaji jangan mulur-mulur,” ungkap Eli.

Menanggapi keluhan Eli, Irwansyah yang juga mantan orang nomor satu di Pangkalpinang ini

mengatakan temuan seperti Eli bukannya hal baru, bahkan sudah jadi penyakit lama yang sering ditemui.

Padahal hal ini seharusnya tidak terjadi, mengingat jasa pendidik menjadi salah satu elemen penting dalam mencerdaskan generasi.

“Cerita seperti ini seharusnya kita perlu apresiasi dan menjadi pelajaran untuk kita semuanya. Ibu Eli ini bersama kawan honorer lain masih melaksanakan tugasnya dengan baik, meski dalam keadaan serba menghimpit,” ungkap pria yang juga memiliki sapaan karib Wawan.

“Insya Allah, jika Aswari-Irwansyah terpilih, kejadian seperti itu tidak akan ada. Sudah seharusnya tenaga pendidik itu mengecap kesejahteraan yang merata,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini tingkat pengelolaan dan kebijakan SMA/SMK di Sumatera Selatan telah diambil alih oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.

 

Sumber :

http://bengawan.uns.ac.id/akhlak-adalah/