Terinventarisir 23 Jenis Kujang Asal Jabar

Terinventarisir 23 Jenis Kujang Asal Jabar

Terinventarisir 23 Jenis Kujang Asal Jabar

Terinventarisir 23 Jenis Kujang Asal Jabar
Terinventarisir 23 Jenis Kujang Asal Jabar

BANDUNG-Pemprov. Jabar, dalam rangka pelestarian benda bersejarah

sebagai warisan para leluhur, telah melaksanakan inventarisasi benda bersejarah diantaranya Kujang.

Untuk Kujang, sampai saat ini telah terinventarisasi sebanyak 23 jenis, ungkap Kepala Balai Museum Sri Baduga, Ani Ismarini ketika dihubungi jabarprov.go.I’d, usai acara pembukaan pameran Kujang, Di GIM, Jalan Viaduct, Kota Bandung (10/2).

Ani, lebih lanjut memaparkan, dari 23 jenis Kujang

, diantaranya ada yang dibuat dari bahan tembaga.
Dari sisi waktu pembuatannya, dari ke-23 jenis kujang tersebut ada yang dibuat pada masa Kerajaan Galuh.

Dalam rangka pelestarian Kujang sebagai benda bersejarah, Balai Museum Sribaduga hingga saat ini terus mengoleksi Kujang yang sudah ada. Tujuannya, agar benda tersebut tidak dikelola oleh pihak ketiga.

Untuk tahun-tahun berikutnya, harapannya jumlah koleksi tersebut

bisa bertambah. Namun, untuk mewujudkan, harapan tersebut masih ada kendala yaitu terbentur dengan peraturan pengadaan barang dan jasa.

Sejalan dengan aturan tersebut,ujar Ani, untuk pengadaan Kujang secara teknis masih sulit dilakukan karena Kujang tidak dibuat melalui pabrik, tetapi dibuat di tempat-tempat khusus. (Nur)

 

Sumber :

https://www.okeynotes.com/blogs/212521/18986/klasifikasi-tumbuhan-paku