PENGEMBANGAN PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING

PENGEMBANGAN PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING

PENGEMBANGAN PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING

PENGEMBANGAN PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING
PENGEMBANGAN PROFESI BIMBINGAN DAN KONSELING

Diyakini bahwa pelayanan bimbingan dan konseling adalah suatu profesi yang dapat memenuhi ciri-ciri dari persyaratan suatu profesi.

Ciri-ciri profesi

a) Suatu profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang memenuhi fungsi dan kebermaknaan sosial
b) Penampilan pelayanan tersebut bukan hanya dilakukan secara rutin saja, melainkan bersifat pemecahan masalah.
c) Para anggotanya, baik perorangan maupun kelmpok lebih memntingkan pelayanan yang bersifat social daripada pelayanan yang hanya mengejar keuntungan ekonomi saja.
d) Selama dalam pekerjaan itu, para anggotanya terus menerus berusaha menyegarkan dan meningkatkan kompetensinya dengan jalan mengikuti secara cermat literature dalam bidang pekerjaan itu.

Pengembangan profesi bimbingan dan konseling antara lain:

1. Standaritas Unjuk Kerja Professional Konselor

Masih banyak orang yang memandang bahwa pekerjaan bimbingan dan konseling dapat dilakukan oleh siapapun juga, asalkan mampu berkomunikasi dan berwawancara

2. Standarisasi Penyiapan Konselor

Tujuan penyiapan konselor ialah agar para konselor memiliki wawasan san menguasai serta dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya materi dan keteampilan yang terkandung dalam butir-butir rumusan anjuk kerja.

3. Akreditasi

Lembaga pendidikan konselor perlu diakreditasi untuk menjamin mutu lulusannya, akreditasi meliputi penilaian terhadap misi, tujuan struktur dan isi program. Akreditasi merupakan prosedur yang secara resmi diakui bagi suatu profesi. Tujuan pokok akreditasi adalah memantapkan kredibilitas profesi. Tujaun ini lebih lanjut dirumuskan sebagai berikut:
a) untuk menilai bahwa program yang ada memenuhi standar yang ditetapkan oleh profesi
b) Untuk menegaskan misi dan tujuan program
c) Untuk menarik calon koselor dan tenaga kerja yang bermutu tinggi
d) Untuk membantu para lulusan memenuhi tuntutan kredensial seperti lisensi
e) Untuk meningkatkan kemampuan program
f) Untuk meningkatkan program
g) Memungkinkan mahasiswa dan staf pengajar berperan serta dalam evaluasi program secara intensif
h) Untuk membantu mahasiswa yang berpotensi dalam seleksi memakai program pendidikan konselor
i) Untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat pendidikan masyarakat profesi dan masyarakat pada umumnya tentang kemampuan pelayanan bimbingan dan konseling

Sertifikasi Dan Lisensi

Sertifikasi merupakan upaya lebih lanjut untuk lebih memantapka dan menjamin profesionalisasi bimbingan dan konseling. Para lulusan penddikan konselor yang akan bekerja di lembaga-lembaga pemerintah misalnya di sekolah-sekolah, diharuskan menempuh program sertifikasi yang diselenggarakan oleh pemerintah. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga profesionalitas para petugas yang akan menangani peayanan bimbingan dan konseling.
Untuk dapat diselenggarakannya program akreditas, sertifkasi dan lisensi itu harus terlebih dahulu disusun dan diberlakukan undang-undang atau peraturan pemerintah, dengan prosedur seperti ini kerjasama antara pemerintah dan organisasi profesi terjalin secara nyata dan baik di samping itu peranan organisasi profesi untuk menegakkan dan menjaga standar professional dan menjaga bidang geraknya dapat terpenuhi secara mantap
Pengembangan Organisasi Profesi
Organisasi profesi adalah himpunan orang-orang yang mempunyai profesi yagn sama sesuai dengan dasar pembentukan dan sifat organisasi itu sendiri, yaitu profesi dan professional, maka tujuan organisasi profesi menyangkut hal-hal yang berbau keilmuan organisasi profesi tidak berorientasi pada keuntungan ekonomi ataupun pada penggalangan kekuatan politik.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/kumpulan-kultum-ramadhan/