Pedagang Malioboro Diimbau Tutup

Pedagang Malioboro Diimbau Tutup

Pedagang Malioboro Diimbau Tutup

Pedagang Malioboro Diimbau Tutup
Pedagang Malioboro Diimbau Tutup

Siang ini ribuan warga Yogyakarta

Akan mengikuti rapat paripurna DPRD DIY untuk memutuskan sikap mengenai penetapan atau pemilihan dalam pengisian jabatan gubernur dan wakil gubernur DIY serta menyikapi RUU Keistimewaan DIY.

Kawasan sepanjang Jl Malioboro hingga titik nol kilometer di Simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta diperkirakan bakal macet. Para pedagang kaki lima dan sekitarnya diimbau untuk tidak berjualan atau tutup untuk mengikuti jalannya sidang.

 

Sidang paripurna sendiri akan digelar pada Senin (13/12/2010)

mulai pukul 13.00 WIB di ruang utama gedung DPRD DIY di Jl Malioboro.

Saat ini berbagai selebaran dan poster berisi ajakan mengikuti sidang DPRD DIY telah dipasang di beberapa titik di sekitar Kota Yogyakarta. SMS ajakan serupa secara berantai juga sudah beredar sejak beberapa hari yang lalu.

 

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun detikcom

beberapa elemen yang akan mendatangi gedung dewan di antaranya Paguyuban Lurah/Kepala Desa se-DIY, Paguyuban Dukuh se-DIY, Parade Nusantara, Paguyuban Pedagang Buah Pasar Gamping, Paguyuban Pedagang Kaki Lima Malioboro serta berbagai elemen masyarakat yang ada di Bantul, Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta.

DPD PDIP DIY bersama DPC se-DIY juga telah menyebarkan undangan terbuka untuk mengajak masyarakat untuk menghadiri acara itu. Dalam undangan terbuka itu, diimbau seluruh instansi pemerintah dan swasta untuk meliburkan diri mulai pukul 12.00 WIB – selesai. Rencananya massa PDIP DIY akan berkumpul dari Alun-alun Utara Yogyakarta kemudian menjalan ke arah utara melewati Jl Ahmad Yani dan Jl Malioboro menuju DPRD DIY.

“Ini merupakan lanjutan aksi sebelumnya dan kami mohon maaf kepada warga masyarakat terutama pemakai jalan di Malioboro bila terganggu dan macet dengan kegiatan ini. Ini bentuk sikap dan dukungan kami untuk penetapan,” kata Sekretaris DPD PDIP DIY, Bambang Praswanto.

Baca Juga :