Jenis-Jenis Mesin Pakan Pada Ikan

Jenis-Jenis Mesin Pakan Pada Ikan

Jenis-Jenis Mesin Pakan Pada Ikan

Jenis-Jenis Mesin Pakan Pada Ikan
Jenis-Jenis Mesin Pakan Pada Ikan

ehost.co.id – Peralatan pakan dapat dibagi berdasarkan kelompok-kelompok konstruksi dan fungsinya. Salah satu klasifikasinya adalah sebagai berikut:

  • Blower pakan
  • Dispenser pakan
  • Pakan pengumpan
  • Pemberi pakan otomatis, mesin pakan
  • Contoh Sistem pemberian pakan

Khusus pakan kering yang paling umum digunakan dalam budidaya ikan intensif. Untuk pakan basah dan lembab pemisahan pakan tersebut dapat dilakukan, tetapi untuk jenis pakan ini hanya beberapa metode yang digunakan. Peralatan pakan untuk pakan basah dan lembab tidak akan dibahas lebih lanjut.

Blower Pakan

Blower pakan hanya sebuah alat untuk memudahkan pemberian pakan yang berfungsi untuk menghancurkan partikel pakan. Ada beberapa jenis blower yang berbeda berdasarkan fungsi ‘pembawa’ udara atau air.

Pakan baik dapat disedot dari tangki atau tempat penyimpanan, atau pakan dapat ditempatkan ke dalam corong di atas pipa untuk mengalirkan udara atau air. Corong dapat diletakkan atau digerakkan di atas perahu.

Dispenser Pakan

Dispenser pakan adalah sistem yang tidak memiliki unit distribusi. Oleh karena itu digolongkan sebagai sistem manual yang menggunakan tangan. Pakan ditimbang dan ditempatkan pada dispenser, dispenser akan kosong pada periode tertentu biasanya 1-3 hari.

Alat ini berjalan terus menerus atau dikendalikan bertahap oleh unit kontrol. Untuk mendapatkan jumlah pakan yang diinginkan, kebutuhan jumlah pakan yang terbaru harus dimasukkan ke dalam dispenser. Penentuannya biasanya dilakukan dengan ditimbang.

Menggunakan sistem dispenser memiliki keuntungan karena konstruksinya yang sederhana dan kokoh. Hal ini dapat mempermudah untuk memantau secara langsung setiap pakan telah habis. Konstruksi menguntungkan untuk digunakan dalam kegiatan penelitian karena dapat memberi jumlah pakan yang pasti untuk ikan. Kekurangannya dibandingkan dengan mesin pakan adalah dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk menimbang berat pakan yang harus ditempatkan di dispenser pakan.

Beberapa bentuk desain dispenser pakan yang digunakan. Dalam piringan pakan, disk scraper terus berputar pada piring secara melingkar horizontal, sehingga pakan jatuh dari tepi piringan ke dalam bak ikan.

Dispenser pakan membutuhkan listrik untuk menjalankan mesinnya, biasanya sebesar 24 Volt. Pakan akan berjalan teratur sesusai kendali unit dispenser yang mengatur interval waktu pemberian dan pemberhentian pakan. Konstruksi lain yang banyak digunakan adalah ban karet diseret pada rol.

Ketika memulai, sabuk ditarik ke belakang sehingga pakan berada di atasnya dan siap diberikan.Sabuk akan terus berputar hingga pakan jatuh ke dalam bak pemeliharaan ikan. Tipe ini menggunakan tenaga listrik atau waktu tertentu. Keuntungannya adalah dapat dijalankan tanpa listrik. Pakan akan dibagikan secara terus-menerus atau bertahap.

Pakan Pengumpan

Sebuah alat pakan pengumpan terbuat dari konstruksi mekanik, dengan tongkat yang melekat sedikit membungkuk berada di bawah corong pakan Tongkat pengumpan pakan masuk ke dalam air, ketika ikan menyentuh tongkat sehingga pakan akan dijatuhkan dari corong pakan, pada ujung tongkat terdapat alat yang mirip seperti tombol. Keuntungan menggunakan alat ini adalah tidak menggunakan listrik sebagai sumber energi. Selain itu, alat ini memiliki desain sederhana dengan komponen alat yang dapat bergerak.

Ikan mengoperasikan pakan sendiri, dan karena itu secara teoritis pakan diberiakan sesuai selera ikan. Namun, beberapa kerugian didapatkan. Ikan dapat menggunakan tongkat pakan Sebagai mainan dan pakan akan hilang di corong pakan, tongkat pakan pengumpan juga sensitif terhadap pergerakan air seperti gelombang, angin juga dapat mempengaruhi gerakan tongkat pakan.

Pakan pengumpan ikan digunakan untuk semua jenis spesies, beberapa spesies seperti salmon Atlantik, membutuhkan periode pelatihan untuk belajar bagaimana mengoperasikan 1 sistem cara kerja pakan pengumpan. Dibandingkan cara pemberian pakan dengan tangan, sitematik dapat ditampilakan hasil yang memiliki pertumbuhan baik, membaik dan kurang baik.

Dalam pakan pengumpan elektronik pakan dipicu oleh sinyal listrik, tongkat pakan dapat digantikan oleh kabel listrik dengan sensor tekanan di akhir kabel. Ketika ikan menyentuh sensor ini sinyal dikirim untuk memulai pemberian pakan.

Sistem kontrol pakan ini memungkinkan tambahan atas permintaan pakan, misalnya dengan menetapkan interval tetap untuk pengoperasikan permintaan pakan atau dengan menetapkan batas maksimum pakan yang didistribusikan per porsi atau per hari. Namun, sistem kontrol pakan yang lebih maju diperlukan dalam jenis pakan pengumpan.

Banyak tersedia literatur pada penggunaan pakan pengumpan, termasuk untuk mengendalikan nafsu makan ikan.

Pakan Pengumpan Otomatis

Sebuah mesin pakan atau pengumpan pakan otomatis terdiri dari empat komponen utama: Wadah pakan (corong), mekanisme distribusi pakan, satu daya listrik unit kointrol untuk mekanisme distribusi memulai dan menghentikan mekanisme distribusi.

Mekanisme distribusi pakan merupakan komponen utama dari dispenser pakan dalam pengumpan pakan secara otomatis. Pakan didalam pelampung atau dirak tangki dapat dimasukan dalam kandang. Bila menggunakan pemberian pakan secara otomatis, jumlah pakan yang memenuhi persyaratan harus didistribusikan selama periode waktu berjalan yang dikenal dalam periode untuk unit distribusi.

Jumlah pakan yang didistribusikan menggunakan massa pakan dirancang khusus dan lebih mahal. Bila menggunakan jumlah distribusi, volume / rasio massa (L / kg), yaitu kepadatan pakan harus diketahui. Kepadatan pakan bervariasi dengan formulasi dari produsen dan juga tergantung pada ukuran partikel pakan.

Karena jumlah pakan pengumpan yang didistribusi dan hanya mendistribusikan massa pakan pada tangki diperlukan kalibrasi pakan. Untuk mengkalibrasi pakan dijalankan jangka waktu yang dikenal, maka jumlah pakan yang tepat yang telah ditimbang dibagikan sehingga pakan yang didistribusikan per satuan waktu dapat dihitung.

Kemudian waktu yang digunakan diperlukan untuk mencari informasi tertentu yang harus dijalankan untuk mendistribusikan massa pakan.

Contoh Sistem Pemberian Pakan

Sebuah tangki pakan ikan membutuhkan 3 kg pakan per hari. Berapa kali tangki pakan djalankan untuk memperoleh jumlah ini?

Pertama, jumlah pakan pengumpan harus dijalankan per satuan waktu terus-menerus selama 1 menit dan jumlah pakan yang ditimbang 1 kg. Untuk 3 kg pakan memberikan 1 kg / menit ke tangki ikan, untuk total 3 menit per hari. Jika pakan mulai di jalankan setiap 30 menit sepanjang hari, total 48 kali. Karena setiap kali berjalan selama 3 menit (= 10 s) / 48 = 3,75 s.

Sumber: http://www.diskusiandroid.com/